Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 November 2014

Tips Untuk Si Kulit Kombinasi #1

Saya memiliki tone warna kulit kuning kecoklatan atau medium beige dengan warm undertone. Sedangkan jenis kulit wajah saya adalah kombinasi. Pada daerah T berminyak dan pada daerah lainnya normal. Namun, terkadang kulit wajah saya secara keseluruhan kering. Tapi mostly normal cenderung berminyak. Saya yang punya wajah sampai bingung sendiri karena skincare yang saya gunakan pada awalnya normal atau for all skin types. Setelah masa remaja saya lewat, saya mengalami ke-kombinasian jenis kulit wajah. Untuk itu sekarang saya harus ekstra hati-hati dan pemilih banget saat memilih produk untuk kulit wajah saya. Seperti bedak, salah sedikit malah bisa bikin muka saya seperti barongan beberapa saat setelah pemakaian bedak tersebut. Maklum, minyaknya sudah meluber kemana-mana. Kalau bedaknya ngga cocok, bisa luntur dan bebercak-bercak dikulit. Istilah lainnya cakey diwajah. Oh no!
Oleh karena itu saya cenderung memilih bedak tabur karena tekstur bedak tabur ringan diwajah. Kelemahannya, bedak tabur ini mudah sekali hilang terbawa angin dan terkikis minyak wajah. Hehe. Jadi kalau untuk acara yang formal atau digunakan untuk ngantor, saya sarankan pembaca menggunakan foundation. Dan untuk si kulit kombinasi ini - terutama bagi kulit kombinasi cenderung berminyak - lebih baik menggunakan cream foundation dan menghindari liquid foundation. Kenapa? Karena tekstur cream foundation yang krimi menutup kulit berminyak kita dengan sempurna. Istilah lainnya lebih kuat lah menutup kulit. Coverage-nya lebih baik daripada liquid foundation. Jika si kulit berminyak menggunakan liquid foundation yang teksturnya cair, ngga kebayang kan beberapa saat aja itu foundation udah bubar jalan kegusur minyak-minyak diwajah. Iuuh. -____-"
Namun, jika ingin menggunakan pressed powder si kulit berminyak saya sarankan memilih pressed powder dengan warna netral dan memiliki medium coverage. Medium coverage yang saya maksud disini medium to strong. Tepuk-tepuk tipis saja diatas foundation akan tetapi jika kulit hanya dilapisi pelembab maka bisa menggunakan bedak padat yang agak tebal.
Setelah berdandan dan ready to go, jangan lupa bawa kertas wajah atau face paper dan bedak tabur untuk touch-up jika wajah sudah mulai 'shiny'. :)
Nah, pembaca sampai jumpa di tips untuk si kulit berminyak edisi selanjutnya!

Rabu, 05 November 2014

Review: Ultima II Wonder Wear Pressed Powder

Hai pembaca! Apa kabar? Ada yang lagi sakit kah? Mananya yang sakit? Sakitnya tuh disini? Atau disini? Hehe. Lagi demam lagu STD dirumah sekarang pembaca sampai rasanya saya hafal tiap denger nada pembukanya 'Ooh, ini pasti std lagi deh' :'D
Ehem, yah daripada ngomongin sakit (semoga pembaca sehat semua), yuk kita bersehat-sehat ria ngerumpikin si bedak  padat terbaru saya yang cetarr membahenol. Hahaha. Maklum, sebelum-sebelum ini saya pakai pressed powder ngga ada yang diatas 50k harganya jadi sekarang mendadak dangdut eh bukan ding mendadak gahul pakai produk yang biasanya cuman saya lewatin doang konternya *sambil mbatin kapan dapet rejeki bisa beli merk ituuuh* Hihi, alhamdulillah sekarang keturutan beli Ultima II Wonderwear Pressed Powder.

Akhir-akhir ini saya lagi menggandrungi produk ultima karena pengalaman saya toal toel produk ultima punya mas MUA yang ternyata jatohnya pass banget dikulit saya. Yang saya maksud pas disini shade/warna dan teksturnya. Selama ini saya berpetualang dengan brand-brand yang murce mursida karena pengennya duit segini dapet berapa macam produk. Maklum lah ya kebiasaan suka laper mata, liat itu pengen liat ini pengen jadinya kudu nyesuaiin budget. Hihi. Dan sekarang setelah perdana purchase produk ultima yang full moisture translucent face powder itu saya jadi punya mindset baru: ngga papa punya dana segini sebulan cuma beli satu makeup saja yang penting kualitas bagus dan pas banget dikulit. This is what I want and this is what I need jadi saya kudu puasa dan menghindari berlapar-lapar mata. Ahahaha. :D
Back to Ultima WW Pressed Powder. Hal yang paling saya suka dari seri ww pressed powder ini adalah dia tidak mengandung foundation which is ringan dikulit. Tadinya saya galau pengen ww pressed powder atau delicate creme makeup dan ternyata si creme makeup berfungsi sebagai foundation. Dan setelah kekonternya BA-nya bilang dia ini bedak basah. Pupus lah sudah harapan.

WW Pressed Powder hadir dalam 3 pilihan warna: 02 neutral 03 neutral 04 neutral. Shade-nya sama semua namanya tapi shade 02 adalah shade yang paling terang, shade 03 medium dan shade 04 adalah yang paling gelap. Dan yang saya miliki adalah shade nomor 03.
Saya suka sekali shade ini karena jatohnya benar-benar netral dikulit saya yang memiliki tone kulit medium beige. Seperti memakai bedak tipis-tipis saja. Padahal pressed powder begini kan lumayan berat ya. Kemasan WW Pressed Powder ini berwarna full silver dan berkesan mewah. Saking silvernya sampai tiap bagian dari cover bedak ini dapat kita gunakan untuk berkaca. Aslik berkilau, shine bright like a diamond. ^^,
Kemasan bagian dalam terbagi dalam dua ruang bersusun. Bagian atas tempat untuk pressed powdernya dan bagian bawah untuk sponge bedaknya. Sponge bedak bawaan dari WW Pressed Powder ini cukup berguna dan layak dipakai. Dibawah sponge terdapat lubang-lubang kecil yang berguna untuk menyisihkan sisa-sisa bedak dari sponge sehingga cover bagian dalam terjaga kebersihannya. Kalian bisa amati lewat gambar dibawah ini, bagian bawah covernya terdapat lubang-lubang kecil.

Hal lain yang saya suka dari kemasan WW Pressed Powder adalah kacanya yang lega. Tidak terlalu kecil. Biasanya kemasan bedak padat begini bulet lebar tapi kaca didalamnya seumprit, hal ini tidak saya temukan dalam kemasan WW Pressed Powder. :')
Klaim dari kemasan WW Pressed Powder mengenai kegunaan produk tersebut adalah begini 'Membantu membuat wajah tampak segar sepanjang hari. Dapat langsung digunakan setelah menggunakan foundation, atau digunakan untuk men-touch up makeup yang telah luntur.' Bagaimana dengan yang saya rasakan? Pembaca bisa mengamati gambar dibawah ini. Saya menggunakan WW Pressed powder diatas pelembab saja tanpa primer ataupun foundation. Langsung saya timpuk. Saya gunakan jam 9.45 sampai jam 18.30 yang berarti 8.5 jam tanpa saya tap-tap face paper dan tanpa touch up karena tidak sempat. Waktu itu saya sedang ada acara dan berangkat dari rumah naik bis, angkot, pulang pergi tujuannya mall. :')
Ini keterangannya keliru pemirsa, yang benar 8.5 jam. :')



Menurut saya hasilnya bagus dan coverage medium jatohnya ngga ketebelan long lastnya juga lumayan ciamik. Bayangkan naik bis, angkot berpanas-panasan dijalan. Ke mall jalan berjam-jam keringetan. Iuuhh. Dan meski luntur muka tetep kelihatan seger dan ngga menghitam alias oxy. Wah, produk ini nih yang layak banget saya repurchase apalagi saya ngga ada breakout pakai ini. Yah meskipun harganya 165 ribu ngga papalah ya. Makeup boleh sedikit yang penting kepake semua. Makeup-makeup saya yang lama uda banyak yang dihibahin ketemen dan sodara karena ngga kepake. Jadi sayang mau beli-beli nurutin laper mata lagi. Punya kosmetik sedikit tapi branded kan lebih cubis toh? *sotoy* *ndesoo* *self toyor* :D


Selasa, 04 November 2014

Review: Hada Labo Perfect X Simple Face Wash and Marcks' Venus White Beauty Aqua Facial Wash

Bingung menentukan holy grail face wash? Saya juga. Sekarang ini saya sedang berpetualang dengan dua buah face wash yang mudah didapatkan dipasaran, yaitu face wash dari Hada Labo dan Marcks' Venus. Keduanya memiliki range harga yang sama namun tentu kedua face wash ini memiliki perbedaan-perbedaan tertentu bukan. Dalam posting kali ini saya akan mereview dua produk sekaligus *bilang aja maleeees bikin dua postingan :'D* Siapa tahu bisa bermanfaat untuk pembaca sekalian. Hmmm, let's start!

• Hada Labo Perfect X Simple Face Wash

Sudah banyak yang tahu dengan produk yang satu ini bukan? Hada Labo banyak dijual dimini market. Punya saya ini saya belinya di Alfamart. Saya tertarik membeli produk ini karena Hada Labo adalah salah satu produk Rohto. Dan si Perfect X Simple ini mengklaim fragrance free and colorant free. Percaya? Iya, percaya banget. Saking non fragrance-nya bau dari si Perfect X Simple ini sukses bikin saya terganggu, ya walaupun hasil pemakaiannya ngga bikin saya breakout dan cukup baik membersihkan wajah saya, tetap saja saya terganggu dengan bau apeknya itu. Awalnya saya kira produk ini sudah kedaluarsa. Setelah saya cek dikemasannya ternyata tahun kedaluarsanya masih 2017. Aaah, jadi begitu ya efek fragrance free-nya. Hihihi, sebenernya kalo bau apek gitu sama-sama bikin customer terganggu. Kalo saya sih ngga terganggu sama bau wewangian kosmetik, kalau bau apek begini malah bikin saya pusing. Asumsi saya waktu membeli Hada Labo fragrance free yang dimaksud ngga ada bau-bauannya gitu. Ooh, ternyata. :'DDari segi tekstur si Hada Labo ini creamy dan berwarna putih (colorant free?). Untuk tingkat kebersihannya Hada Labo Perfect X Simple Face Wash ini lumayan ciamik. Saya sudah coba tes dengan cara mengoleskan sedikit gel liner di tangan dan kemudian saya bersihkan dengan Hada Labo. Hasilnya? Amazing. Gel liner yang biasanya bandel itu mudah dibersihkan hanya dengan menggosok kulit dengan lembut.

Harga Hada Labo Perfect X Simple Face Wash ini sekitaran 18-20ribu rupiah ukuran 50 gram.

• Marcks' Venus White Beauty Aqua Facial Wash with Plant Extract

Untuk produk yang satu ini kurang familier yes pembaca? Iya, saya saja familiernya ama Marcks'nya doang. Kalau keturunannya saya kurang paham. Jaman saya masih bau kencur duduk dibangku SMA my beloved mother pernah pakai serangkaian perawatan dari venus. Bahkan sampai sekarang saya masih punya warisan pouch makeup dari Venus punya umik. Tapi saya waktu itu ngga berani toal toel mekap punya kanjeng mami jadi ngga tahu bagus enggaknya produk ini. :'D 
Saya tertarik membeli Venus karena produk ini mengklaim dirinya pembersih wajah dengan pH balance. Meskipun setelah lihat ingredients-nya saya ngga yakin kalau produk ini pH balance, saya teteup kepo dan ujung-ujungnya jadi beli juga. Padahal dirumah masih ada si Hada Labo. Yah, itung-itung buat diselang seling pakenya ama si Hada Labo. Bauknya itu lhoo saya ngga tahan. Uhhhggg!

Bagaimana dengan Venus, apa bauknya menyengat apek seperti Hada Labo? No! Dia teksturnya gel, tidak berwarna dan wanginya tidak mengganggu indra penciuman saya. Harum tapi ngga menyengat. Venus ini beratnya sama-sama 50 ml tapi harganya sedikit lebih murah. Sekitaran 16-18ribu, luping. Saya belinya di Apotek Kimia Farma. Sayangnya, si Venus ini sulit untuk membersihkan gel liner yang saya torehkan ditangan. Butuh tenaga ekstra untuk menggosok gel liner sampai benar-benar hilang. Walaupun demikian, saya tidak merasakan breakout menggunakan produk ini. Dan selama saya menggunakan produk ini akhirnya Hada Labo milik saya sukses nganggur dirak kamar mandi. :D


Terlepas dari itu semua, kedua produk diatas masih menggunakan Sodium Laureth Sulfate. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai Sodium Laureth Sulfate pembaca bisa gugling langsung ya. Menurut saya sih dengan range harga around 20k sulit untuk mencari face wash yang benar-benar pH balance. :')

Senin, 03 November 2014

B-liv Off With Those Heads


Beauties, kali ini saya mau sharing tentang campaign B-live Indonesia sekitar sebulan yang lalu yang menyebarkan sampel gratis dan voucher belanja senilai USD 5 melalui pendaftaran online disini. 

Waktu itu saya iseng coba sapa tahu beneran dikirim kerumah, kalo ga dikirim juga kan saya daftar ga dikenain syarat apa-apa. Yah, nothing to loose lah. Dan ternyata saat saya lupa kalau saya sudah mendaftar untuk dapat free sample dari B-live tiba-tiba kurir JNE datang kerumah dengan paket amplop coklat yang super ringan, kaya ngga ada isinya :D dan waktu baca pengirimnya barulah saya ingat tentang free sample yang sebulan yang lalu saya harap-harapin banget. Hahahaa, biasa lah pecinta gretongan. Isinya sample pantes aja enteng yak. Saya seneng banget lho dan appreciate campaign-nya B-liv. Padahal rumah saya dipelosok dan biaya kurirnya lumayan mihiil. Tapi toh nyampe juga. Aaah, thank you very much B-liv ID!

Nah, postingan ini isinya tentang ucapan makasih untuk B-liv aja yaa. Karena saya merasa mendapat amanah dari B-liv untuk mencoba produk mereka maka pasti akan saya review produknya. Tunggu sekitaran seminggu setelah pemakaian yaa. Ini produknya baru tadi datang. Entar malem baru mau dicoba. Hihii.


Eniwei. Semoga lain kali B-liv ngadain event serupa. (ngareeep) *uhukk, maunyaa kalo gretongaaan* :D


Sabtu, 06 September 2014

Review: Etude House Dear Darling Tint 04 Vampire Red



Dandanan ala ulzang banyak diminati beberapa tahun terakhir ini. Implikasinya banyak banget online shop yang menjual kosmetik² impor dari Korea. Saya termasuk salah satu dari sekian juta umat yang tertarik untuk mencoba brand kosmetik Korea. Yang saya punya sih baru 3 brand: Etude House, Skin79 dan Missha. Saya suka semuanya, tapi yang memuaskan menurut saya sih Missha sama Etude House. Untuk Missha ini saya punya BB Creamnya yang Signature, udah pernah saya review disini.

Foto diolah, source foto instagram.

Nah, khusus si Etude House ini saya perdana coba lip tint mereka yang seri Dear Darling Tint. Ini bukan tint pertama saya karena lip tint favorit saya sepanjang masa adalah Oriflame Very Me Click It Lip Stain. Sayangnya si Lip Stain ini udah ngga diproduksi lagi. Karena koleksi lip stain saya tinggal separo untuk yang warna merah dan 70% untuk yang raspberry, saya makin tergoda untuk mencoba si lip tint ini. Apalagi harganya ngga mahal. Dengan 50rebu aja udah dapet entah berapa gram tapi kemasannya 2 kali lipat lip stainnya Oriflame, padahal harganya sama. Beda online shop biasanya beda harga, sekitar 50-60ribuan lah. Kemasannya terbuat dari plastik kaca ringan. Tutupnya warna lilac jadi keliatan mayan mewah ga cuman girly.



Dear Darling Tint punya 4 pilihan warna yang embel² belakangnya red tapi ya ngga semuanya red sih: 01 Berry Red 02 Real Red 03 Orange Red 04 Vampire Red. Saya pilih warna nomor 04 Vampire Red. Namanya horor emang ye vampire red tapi warna ini tsakeupp banget dibibir saya. Pertimbangan pilih warna merah yang ini sebenernya pengen coba warna merah yg rada nyeleneh aja sih. Bibir saya warnanya pink undertonenya fuchsia jadi gelap bingitss cyin :D kalo pake yang ngepink kuatir kurang nendang warnanya, maklumlah emak² :'D Sesuai namanya dia nempel kaya tinta dibibir dan yang saya suka dari lip tint maupun lip stain yaitu kenaturalannya waktu dipoles dibibir. Ga berasa pake lippies tapi bibir uda berwarna aja gitu. Cuman yang rada ngga enak rasanya pas ngga sengaja kena jilat. Pahit euy. Emang sih ya namanya juga kosmetik bukan makanan, since I already got my Lip Stain from Oriflame saya jadi suka banding²in aja sih ya soalnya si lip stain ini ada rasanya, manis banget kalo kejilat. Hihihii. Daya tahannya yah rasanya sekitaran 4-5 jam tanpa mamin. Selebihnya kudu touch-up.Tekstur dari si lip tint ini cair kaya tinta, ngga menggumpal kaya lip gloss jadi enak aja buat dipolesin ke bibir. 

Aplikatornya panjang ngikutin bentuk tube-nya yang memanjang, tutup lip tint berfungsi sebagai gagang aplikator. Ujung aplikatornya ngga terlalu pendek, lumayan menjangkau sudut-sudut bibir saya. Dan ini hasil lotd saya menggunakan Dear Darling Lip Tint in Vampire Red.






Jumat, 05 September 2014

Review: Ultima II Full Moisture Translucent Face Powder with Moisturizer in Pink Shell

Apa bedak tabur favorit saya sepanjang masa? Yep, bedak Marcks. Sebenarnya saya sudah pewe dengan hanya repurchase bedak Marcks berkali-kali. Tapi apa daya, keinginan dan nepsong sama bedak yang lebih baik tuh tak terbendung :D Eh nggak juga sih, saya membeli bedak baru karena saya jatuh cinta sama shimmernya. Yes people, this Ultima II Full Moisture Translucent Face Powder with Moisturizer is got me in shimmer! Dan yang saya punya shade Pink Shell. Kenapa saya pilih Pink Shell? Karena saya sudah coba colek punya MUA sebelumnya dan dibisikin ama MUA-nya kalo yang paling heits warnanya yang Pink Shell. Wahhahahahhahaa. MUA-nya racuuuuun. Belom lagi saya dicekokin racun Ultima II Cream Foundation. Aaaaahk, saya juga pengen yang itu tapi cream foundienya masuk wishlist akhir taun ajalah ya. :D
Sebenernya ada 5 shade, cmiiw: neutral, caramel, light, pink shell dan lupa apa. Hihiii. Oiya, riasan ini yang bikin saya mupeng ama si pink shell.




Ini diambil sekitaran 6 jam setelah make up, tanpa touch up cuma saya tap tap pakai face paper.
Packaging face powder ini geday karena dia isinya 43 gram, harganya 165 ribu. Yang aga kecilan kemasannya juga ada kok, isinya 20 gram sih kalo ga salah. Dan harganya 100 rebu ses. Kalo dari kuantitas sih mending beli yg 165 ya. Kalo lagi bokis lain lagi ceritanya :D ini saya beli yang geday dengan harapan awet ampe maksimal 10 bulan. Huahhahahahaa.



Packaging Ultima ini dari plastik lumayan kokoh tapi teteup akan pecah jika terbanting. Makanya, saya suka nyimpen produk² sekalian ama bungkusnya. Supaya dia kalo saya bawa travelling aman dalam box-nya, ga gampang kegeser. Untuk bedak tabur dari Ultima ini saya tuang diwadah lain dan sisanya saya masukin box dan saya amankan kedalam lemari. Sebenernya sayang sih karena spons bawaan dari Ultima II Translucent Face Powder ini empuk dan enak banget dipakai. Tapi ya mau gimana lagi, daripada pecah malah pusing saya. :'(

Bedak tabur ini wanginya mirip bedak bayi. Teksturnya juga halus, butiran shimmernya ga begitu terlihat tapi begitu jatuh kekulit dia nendang banget shimmernya. Ga alay kok, tapi keliatan aja kalo shimmery gituh hasilnya. Apalagi kalo diaplikasiin kekulit wajah. Wihhh, cling-cling bercahaya kulitnya. Saya sih sukanya pakai ini sama pelembab lah ya minimal. Supaya lebih keliatan dan lebih awet aja bedaknya. Kalo digunakan sebagai finishing powder oke juga kok. Bukan oke juga sih, oke banget malah. :'D



Ini saya pakai Oriflame Optimals Even Out Daycream sama Ultima II FM Translucent Face Powder.
Gimana? Bagus kan jatohnya. Hihihii. Saya ga nyesel sih beli ini dan pasti repurchase kalo habis nanti.

Review: Oriflame Optimals Even Out Day Cream



Optimals merupakan salah satu line dari Oriflame yang mengeluarkan banyak seri, salah satunya yang aku pakai ini dari seri Even Out Daycream SPF 20 Dark Spots Reduction.
Sebenernya sih aku beli si Even Out ini gara-garanya aku lagi berpetualang ama pelembab. Pengen banget punya pelembab yang cocok, enak dipake tiap hari dan khasiatnya walau nggak maksimal tapi nyata lah paling nggak. Hehe. Maklum, saya lebih mempercayakan khasiat nyata perawatan wajah pada pembersih, face wash, masker dan yang paling penting lagi ada di krim malam. Ada sih day cream dari LBC. Tapi saya kok lebih sreg pakai krim pagi biasa aja ya. Toh yg penting melembabkan. Syukur-syukur kalo ada spfnya seperti si Even Out ini yang udah ber-spf 20. Mayan lah ya buat jalan-jalan ketempat yang nggak terpapar matahari langsung kaya ke pasar, ke mall, ke bank, ngantri sembako ato sekedar pengen keliatan seger dirumah. Dan pelembab ini meskipun namanya daycream teteup asik aja kalo dipake malem-malem. Kalo krim dari skincare gitu packaging aja secuil, eman banget mo dipake malem-malem. :D
Back to topic, jadi saya belilah si Optimals ini. Apalagi waktu itu ada diskon, lupa sih berapa tapi jatohnya murah banget karena saya punya membernya juga. Sebelum ini saya kurang cocok sama skincare dari Oriflame. Pernah dulu banget pake yang Essentials jatohnya malah kusem dan breakout, bukan purging tapi beneran breakout. Sejak itu kapok ga mau coba-coba lagi. Tapi kok taun lalu tergoda cobain line profesional dari Oriflame yang Bioclinic kok cocok. Mungkin bener ya ada harga ada kualitas dan perlu diingat kondisi kulit tiap orang beda-beda :D Dulu si Essentials itu under 50k sih, ya kalo yang cocok sih enak. Makanya saya berani coba yang Optimals karena dia review dari seri pendahulunya si Even Out - yang saya beli ini Even Out pake ramuan baru - bagus-bagus. Selain itu juga karena harga regulernya dia 198rebu.
Akhirnya saya beli dan saya syukaaa.



Dia ini kalo dipake ngga bikin wajah keliatan blemish, ga cakey, cepet meresap dan wangi. Teksturnya lembut. Meski warnanya putih tapi dia sheer kok kalo diusap.



Wadahnya cepuk beling gitu yang bikin rada riskan dibawa kemana-mana, geday dan nggak travel friendly. Tapi kalo kalian bepergian bawa koper nggak masalah lah ya. Hihihiii. Cuman aku udah telanjur jatuh cinta ama kecocokannya dia dikulitku. Cuman aku pakein si Oriflame ama bedak tabur aja kulitku langsung flawless. Cuman aku bingung kalo repurchase nunggu ada promo dulu. Cuman aku pake udah sekitar 3 bulanan dia masih sisa buanyak sekitar 75% lah. Aaaahhk, I do love this product. Khasiatnya sih aku kurang merhatiin tapi ya dianya ga bikin aku breakout even no purging. Tjakeup deh!
Cheers,


Rabu, 11 Juni 2014

Natural Formal Look for Wedding Party

Hi dear my beauty reader. Hari ini aku mau share tentang rias wajah yang ngga berat untuk dipakai ke acara formal. Misalnya nih seperti yang aku alamin kemarin, look ini aku pakai untuk datang ke wedding party. Alhamdulillah untuk tingkat desa look-ku ini ngga mati gaya dan aku rasa sesuai juga lho kalo kamu berdomisili dikota besar. Makanya aku share look ini, siapa tahu bisa kalian coba dirumah. Yuh ah kita langsung ke look yang aku maksud.

First of all, because I didn't take any bare face image before starting to use cosmetics so I decided to share you this bare face photo. :)


Maaf yaaa tapi aku ngga nemuin bare face image yang dari depan jadi aku upload yang aga miring gini. Hehe. :) eniwei, itu muka aku dewy gitu setelah perawatan di LBC Skincare ^^

Dan sekarang setelah pake bb cream, foundie, loose powder, compact powder, esedo, ebrow, blush on dan lippie, beginilah look saya.






Kedua foto diatas ada disatu halaman yang sama tapi beda spot jadi pencahayaannya juga berbeda :)
Jujur saya belum ahli dalam penggunaan esedo, shading, bentuk alis dan pasang falsies. Itu foto atas ngga pakai maskara, yang bawah pakai maskara. Lebih aman pakai maskara mah kalo ngga tahu gimana cara pakai falsies. Aku kan ngga bisa tuh pakai falsies entar yang ada malah mataku gundul tanpa bulu mata. Aihh, lebih baik ngga usah pakai itu mah. :D
Untuk look ini aku cuma kasih image aja untuk inspirasi. Kalau kalian ada yang mau tutorialnya bisa komen atau kalau mau cepet ya lewat email aja ya di badbadgalz@gmail.com. Aku ngga pakai shading karena ngga bisa, yang aku shading cuma daerah hidung aja. :) Selain itu aku ngga pake pelembab atau primer, langsung bb cream ama foundie. Shade utk bb cream medium tapi hasilnya sheer dari Oriflame, foundienya warna light ivory. Yah dua warna yang ngga cerah. Cuman si bb cream satu tingkat lebih cerah daripada foundienya. Jadi jatohnya ngga abu atau keputihan. Selain itu, aku pake lippie pink glitter supaya seger. Glitternya ngga lebay kok. :)
Semua produk yang aku pakai di look ini dari Oriflame kecuali blush on, shading hidung, ebrow, loose powder ama maskaranya. Kalau ada rejeki pengen beli semuaaa punya Oriflame. :D
Sekarang aku bagi foto-foto narsis yaaa. ^^,


Karena yg nikah masih sodara suami jadi aku dandan. Untuk orang desa biasanya kalau ke kondangan dandan biasa aja tapi karena sodara aku dandan aga formal. Yah, daripada dirias ama tukang riasnya. Iya kalau cocok, kalo ngga cocok yang ada bikin bete. Hehe. Dan ini foto bareng ama sepupu suami, si kecil yang bete karena ngga bisa main dan ada ibu-ibu yang bantu-bantu masak disana. Hayuu gotong royong. ^^



Nah, sekian posting kali ini. Semoga bermanfaat!



Senin, 05 Mei 2014

HOTD: Striking Monday on My Hijab

Assalamualaikum,
karena posting hotd masih lum nambah sejak posting pertama jadi kali ini aku posting foto2 narsis aku berhijab yaa biuties ^^
karena data-data aseli lagi dibawa suami jadi aku bagiin yang udah aku upload ke IG ya sekalian nyari follower di IG via blog ini, hihihii
Here we go

ini aseli tanpa editan, yang dua dibawah pake efek-efek dari IG 




Lain kali aku tambahkan tutorial hijabnya (kalo sempet selfie ato bikin video, hihii)
 Nah, sekian.




Wassalam.





Senin, 21 April 2014

Review: Le Riche Massage Olive Oil



Le Riche Massage Olive Oil. Body, Face, Hair Massage. For Family and Baby Skin. Netto: 60 ml. Tidak untuk diminum. Dikemas oleh PT. ISHMA MEDITERRANEAN. BPOM RI CD 132209001383.
Begitulah keterangan-keterangan yang tercetak pada kemasan minyak zaitun favoritku sejak SMP ini. Le Riche adalah minyak zaitun yang dipakai khusus untuk keperluan kecantikan. Baunya relaxing lembut tanpa bikin enek. Disaat para mekap junkie yang lain memilih menggunakan EVOO dalam rutinitas mekapnya, saya lebih memilih Le Riche karena menurut saya EVOO lebih pas untuk masak, sayang bingitt kalau cuman untuk keperluan seperti membersihkan sisa maskara, melembabkan bibir, dan lain-lain.

olive oil diteteskan - olive oil diratakan

Le Riche ini bertekstur lebih ringan daripada EVOO. Dia lebih cepat meresap dan lebih mudah digunakan untuk keperluan yang bersentuhan dengan kulit. Selain itu, kemasan Le Riche kecil dan berbahan plastik. Sayangnya tutup botol Le Riche ini mudah patah bagian flip engselnya yang digunakan untuk membuka menutup. Oleh karena itu harus hati-hati saat membukanya. Jangan mentang-mentang plastik lantas mbukanya kaya mbuka mulut tube flipable yang kokoh. Yang ini kurang kokoh. :)
Hal yang paling saya suka dari minyak zaitun ini adalah kilaunya saat diusap dikulit. Kesannya eksotis. Kalo orang jawa biasanya minyak bekas makan gorengan digosokin kekulit. ^^ Jauh lebih baik pake minyak zaitun. Punya manfaat positif untuk kulit dan kilaunya lebih tahan lama tanpa terkesan blemish berat. Dulu saat masih kuliah biasanya saya suka pake minyak zaitun di kaki mulai dari paha sampe punggung kaki saat memakai sepan atau rok pendek selutut kalau mau hangout. Hehe. Bagus aja efeknya. Itu menurut saya tapi ya. Selain itu, saya suka pakai si Le Riche ini sebelum keramas karena dulu rambut saya kering. Jadi abis keramas kalau ngga pake minyak zaitun berasa tambah kering. :( Tapi sekarang udah ngga pake lagi untuk rambut karena rambut saya sudah lumayan bikin saya puas pegang-pegang dia. :)
Hal lain yang biasa saya lakukan dengan Le Riche ini adalah pijat-memijat dan pelembab bibir! Kebetulan mas suami suka banget pijat. Dikit-dikit minta pijitin punggungnya, kakinya, kepalanya. Nah tangan saya kecil. Ngga kuat pijat-pijat begitu. Untuk meringankan tugas tangan saya, saya pakein Le Riche aja deh buat rutinitas pijat-pijatnya. :D

mulut botolnya kecil - maaf ini gambar seadanya dulu ya, belum sempet poto lagi :)

Untuk kegunaannya sebagai pelembab bibir Le Riche memang bisa diandalkan. Selain itu, Le Riche tidak melembabkan bibir sesaat saja melainkan membantu bibir terasa lebih lembut dan lembab lebih lama. Biasanya kalau keseringan pake lip balm bibir malah tambah kering. Jadi kalau udah keseringan pake lip balm, saya pake ini si Le Riche tepat sebelum pengaplikasian lippie. Pakenya dikittt aja, ngga perlu ampe setetes. Olesin ujung jari ke mulut botol. Asal udah ada yang nempel diujung jari langsung oles aja dibibir. Aga ngga higienis tapi ini lumayan kebantu ama mulut botolnya yang kueciiil banget. Berkesan rapet aja gitu. Meskipun pake lip balm, malemnya tetep saya pake minyak zaitun dibibir supaya lebih terjaga kesehatan bibir.
Kalo untuk bersihin maskara Le Riche oke juga lho. Biasanya saya tetesin dia beberapa tetes diatas kapas lantas kapasnya saya lipet jadi dua dan saya jepitin itu bulu mata kebagian 'mulut' kapas tadi. Pelan-pelan saya tap tap supaya bulu mata engga rontok. 


Le Riche Massage Olive Oil ini bisa diperoleh ditoko-toko herbal maupun ditoko-toko Arab setempat. Harganya 11 ribu rupiah recommended untuk menjaga kelembaban kulit dan bibir kamu. :)

Sabtu, 19 April 2014

Tips Mudah Merawat Kulit

Merawat kulit - terutama kulit wajah - gampang-gampang susah ya. Dibutuhkan kedisiplinan tinggi kalau kamu mau kulit kamu senantiasa sehat dan bersih. Bahkan, yang perawatan mahal pun kudu rutin konsultasi, melakukan perawatan secara kontinyu dan lain-lain. Ngga cuman kerjaan ama studi aja yang butuh disiplin tinggi mamen. Setiap aspek dalam hidup ternyata kudu disertai dengan integritas yang tinggi pula lho. Hihihii. Contohnya para mekap junkie. Mereka kudu disiplin update info tentang produk-produk yang layak dicoba, layak direpurchase, dan lain-lain. Bagian contoh ini ngomongin dirinya sendiri maksudnyeee. Hahahaa.
Nah, back to topic. Merawat kulit itu berbeda dengan kamu pake-pake kosmetik lho sobat. Kalo pake kosmetik itu kan lebih ke hal-hal yang sifatnya dekoratif. Hanya saja ada beberapa kosmetik yang mempunyai kegunaan skincare. Meskipun demikian, merawat kulit bukanlah dengan kosmetik tapi dengan pembersihan kulit dari debu, kotoran dan kosmetik itu sendiri. Karena hal-hal ini dapat menyumbat pori dan membuat kulit kesulitan mencari oksigen. Nah, manusia aja collapse kalo kekurangan oksigen apalagi kulitt. Kulit kan bagian dari manusia juga. Jadi sama-sama butuh oksigennya. Poin pertama, perhatikan kebersihan kulit. Pastikan kamu sudah membersihkan sisa-sisa mekap diwajah dengan sempurna (make-up remover - face wash - toner) supaya kulit yang tadinya tersumbat dapat bernapas kembali. Bernapas kembalinya kulit dengan sebebas-bebasnya ini yang bikin kita ngerasa seger tiap kali selesai membersihkan muka dan mandi. :)
Kalo kulit kamu udah bersih, lebih baik lagi kalo ditambahkan skincare lanjutan seperti pemakaian krim-krim khusus sesuai kebutuhan kulit. Krim-krim semacam ini lebih baik kamu peroleh dari dokter atau klinik kecantikan resmi supaya terjamin kualitas dan keamanannya. Untuk krim, menurut aku (semua tulisan ini menurut pendapat pribadi yak) cukup hanya dengan krim malam saja kulit bisa terlihat lebih cerah. Karena biasanya krim malam itu mengandung zat-zat yang bikin kulit ngelupas, cerahan, kenyal, dsb. Sedangkan krim siang menurutku bersifat sebagai moisturizer aja. Toh kebanyakan klinik kecantikan masih menambahkan tabir surya untuk pasien-pasiennya. Itupun kalo pasiennya mau. Kalo engga ya standarnya krim siang, malam ama face wash. Kamu juga bisa pakai serum lho supaya kulit jadi lebih kenyal.
Untuk siang hari, cukup gunakan pelembab yang sesuai dengan jenis dan permasalahan kulit kamu lantas tambahkan sunblock atau produk SPF yang cocok untuk kulit kamu. Kalau aku sih suka yang teksturnya moist banget supaya mudah diblend ama produk-produk mekap yang lain. Poin kedua, perhatikan kebutuhan lain dari kulit.
Untuk masalah kulit yang sulit banget, bisa lanjut ke advance skincare treatment seperti peeling, mikrodermabasi, mesotherapy, laser dan yang paling ngga aku saranin : plastic surgery. Kulit yang dirawat dengan disiplin dan sungguh-sungguh pasti akan berbeda dengan kebanyakan kulit orang-orang pada umumnya dan ditinjau dari segi psikologis kulit yang terawat akan membuat seseorang merasa nyaman dengan dirinya sendiri. Tapi tentunya, hal ini hanya pendapat pribadi saja yang belum dibuktikan secara ilmiah. :)

Review: Oriflame Bioclinic Adult Skin Anti-Breakout Day/Night


Oriflame Skin Research Institute proudly presents Bioclinic Innovation - revolutionary solutions to serious skin care problem development under the control of a Bioclinic Expert Panel - an international research team of scientists with a wide area of expertise in skin biology, skin delivery and active ingredients.
Concern: Adult breakouts, post-breakout scars.
Solutions: Bioclinic Adult Skin Anti-Breakout Day/Night
Facts: Result of cosmeceautical research. Clinically proven results. Best breakout-reducing ingredients screened by Bioclinic Expert Panel to target breakouts and post-breakout scars at the source. No spot technology with non comedogenic ingredients - does not clog pores.
Active Ingredients: No spot featuring three best anti-adult breakout actives - Centella, Tamanu Oil, Salicylic Acid.
Results: Pores reduced and clear. Scars caused by breakouts minimized. Reduce appearance of redness of inflammatory response triggered by breakouts. Outstanding instant and long-term anti-blemish effect.
Clinical test: Reduce the visibility of adult breakouts.
Expert test: Reduction in redness associated with breakouts. Reduction in scar visibility.
Direction for use: For all skin types. Apply after cleansing and before make-up application in the morning. Follow on with application on cleansed skin in the evening. Use all over the face, concentrating on spot prone areas. In case your skin needs extra nourishment, use a moisturizer over Bioclinic Adult Skin Anti-Breakout Day/Night. In case your skin is exposed to the sun Bioclinic expert Panel recommends using a suitable SPF product. Avoid direct contact with eyes. Tested under dermatological control. Non comedogenic.

*dikutip dari brosur didalam box Bioclinic

Nah, keterangan diatas aku rasa udah cukup jelas ya menggambarkan manfaat-manfaat dari Bioclinic ini. Intinya Bioclinic Adult Skin ini untuk mengatasi masalah jerawat dewasa beserta gandengannya: bekas jerawat, noda kemerahan dan komedo. Aku nemuin si Bioclinic ini kira-kira bulan Desember taun kemaren. Waktu itu lagi ada promo. Spo-ku bilang dia sembuh dari jerawat setelah pake si Bioclinic ini. Iya lho, taun 2011 waktu aku pindahan ke oriflame jember, mas spo ini jerawatnyaaa ampun deh, jerawat batu rata mulai dari pipi kanan kiri, dahi ampe dagu. Udah gitu kulitnya jadi kusem banyak noda jerawat, bopeng, pokonya parah lah. Gegara inget ama memori itu aku jadi tertarik untuk coba pake juga. Apalagi kata mas diyan - spo jember - bilang dia cuman abis sebotol aja ama pake soap bar pure nature yang teatree. Akhirnya aku beli keduanya. Hahahaha. Tapi pure naturenya aku beli yang cair.

Hal yang aku suka dari Bioclinic ini selain manfaatnya tuh kemasan, baunya dan rasanya dikulit waktu dipake ademmm ngga kaya obat jerawat pada umumnya (yg mengandung sulfur).
Kemasan Bioclinic ini kesannya mewah, ngga murahan dan handy banget. Enak dibawa-bawa. Apalagi ada pump-nya, non colak colek. ^^ Cuma sayang kemasannya dari kaca yang rawan pecah. Sebenernya karena dari kaca juga sih yang bikin dia kelihatan mewah. Hihihiii. Galauuuu.
Isi kemasan 30 mili tapi aku uda hampir 4 bulan pake masih sisa tujuh puluh lima persen tuh.
Sedangkan untuk baunya karena dia ngga mengandung sulfur, baunya wihhh wuangi meeen. Aku syukaa bingittt ama bauknyahh. :D
Selama pake Bioclinic ini aku ngga pernah kecewa sih ya. Cuman masalah kemasan yang dari kaca aja yang bikin aga riskan dibawa kemana-mana. Tapi tenang aja, solusinya aku selalu bawa dia lengkap ama boxnya. Jadi paling engga masih mending lah, apalagi didalem box masih ada brosurnya yang sekaligus bermanfaat sebagai bantalan pelindung kalo aku masukin dalam box.


Saranku kalau pengen cepet ilang jerawatnya, aplikasikan - sebiji padi atau sesuai ukuran jerawat yang akan diobati - diatas jerawat kamu maupun diatas calon jerawat. Sedangkan untuk bekas jerawat bisa kamu sapukan aja sedikit ampe rata diarea bekas jerawat. Aku selalu pake sesuai dengan ukuran jerawat diatas jerawat atau calon jerawat tanpa aku sapuin. Karena dia lama-lama kan meresap. Itu cepet banget ilangnya.
Aku kombinasiin si Bioclinic ini ama skincare rutin aku dari LBC. Hasilnya bener-bener bikin hepii. Udah satu tahun biasanya aku suka breakout tiap abis pake bb cream maupun sekedar pelembab ama bedak tipissss aja. Kadang langsung keluar aja itu jerawat meskipun sebiji. Solusinya sekarang aku pake Bioclinic diawal rutinitas mekap-ku. Sekarang aku juarang breakout tuh.
Kalo untuk blemish aku kurang merhatiin. Yang jelas sekarang aku juarang tap tap muka pake face paper. Hahaha. Tapi teteupp, face paper kudu dibawa kemanapun untuk jaga-jaga. Takut kebanjiran jeenk. :D
Yang aku suka lagi, si Bioclinic Adult Skin Anti-Breakout ini bisa dipake day and night! Wohoooo. Bener-bener pantess untuk di-repurchase.
Yang aku ngga suka dari produk Bioclinic ini cuma satu: harganya!! Hahaha. Harganya 369rebu bok. Saranku sih, belilah selagi promo. :D

Rabu, 16 April 2014

Review: Treatment Peeling di LBC

Peeling merupakan salah satu tindakan medis yang dilakukan oleh dokter utk tujuan peremajaan kulit (skin rejuvenation). Peeling berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati dan merangsang pembentukan sel kulit baru shg kulit mjd sehat dan segar. Secara periodik kulit melakukan regenerasi, sel-sel yang mati tsb menyebabkan permukaan kulit menjadi kasar, kusam dan warnanya tidak merata. Oleh karena itu, harus dilakukan pengelupasan agar permukaan kulit menjadi halus, cerah dengan sel-selnya yang muda dan bercahaya.
Secara garis besar berdasarkan tingkat kedalaman aplikasi bahan (obat) pada jaringan kulit, peeling dibedakan menjadi:
  1. Superficial peeling; terutama utk efek glowing (pencerahan) pada kulit yang kusam, flek epidermal, dll.
  2. Medium peeling; terutama utk flek dermal, jerawat grade 2 keatas
  3. Deep peeling; utk mengatasi melasma yg dalam, dll
Pada umumnya setelah peeling, pasien akan mengalami kemerahan pada wajahnya selama beberapa jam. Keesokan harinya kulit secara keseluruhan akan terasa kencang dan halus. Kadangkala di beberapa tempat akan timbul flek kecokelatan yang menetap selama beberapa hari, namun kemudian akan mengelupas dan hilang dengan sendirinya.

*keterangan diatas diambil dari flyer LBC yang ada dirumah :)

Aku memilih melakukan treatment peeling karena saat itu kulitku uda 4 bulan pake krim LBC dan udah ada hasilnya. Selain itu, aku pengen supaya bekas-bekas jerawatku cepat hilang kalo dipeeling. Sebelum peeling aku konsultasi ama dokternya dulu dan disaranin utk ambil facial ama peeling. Sebenarnya hati berkata mikrodermabasi, tapi apalah daya kalo dompet teriak interupsi minta facial dan peeling. Facial dan peeling ini biaya-nya 194rebu. Kalo facialnya aja 130rebu. Ini nihh notanya.



Di LBC, peeling dilakukan oleh dokter setelah wajah kita difacial oleh terapis. Peeling kalo disalon kan cuman discrub gitu ya. Nah ini aku disemprot pake larutan yang mengandung scrub tapi widihhh perihnyaa kaya digigitin semut peluru. Cuman hasilnya emang bagus sih. Kulitku - kalo menurut flyer biasanya merah setelah peeling - ini ngga tuh. Cuma bendol-bendol aja dibeberapa tempat bekas facial tadi.
Di LBC ruangan utk tindakan dikasih sekat-sekat jadinya kita sbg customer merasa nyaman krn punya privasi. Apalagi ada pintunya, bukan sekedar pake pintu gorden sajah gituu. :)


Kalo utk facial, LBC ini lumayan kok. Dia ngga sesakit aesthetic center yang aku datangi sebelumnya. Diantara rutinitas facial, aku paling suka ama maskernya.


Maskernya ini bikin aku pengen tidurrrr tapi sayang itu aku mau dijemput ama bos besar jadinya engga bisa tidur-tidur ayam deh. Huhuhuuu.
Setelah peeling diLBC ini kulit aku emang jadi makin bercahaya padahal seblumnya aku sebulanan jarang pake krim malem. Aku selang seling pakenya. Apalagi setelah peeling. Dua bulanan aku ngga beli krim malamnya. Jadi yang satu pot itu aku hemat sampe 2 bulan. Tapi kulit wajahku jarang kusam. Kalo uda aga kusam, aku pakein lagi krim malamnya palingan 3-4 hari cerahan lagi. Hihihiii. Yang aku bersyukur banget noda-noda bekas jerawat uda makin tipiiisss. Tersamarkan tujuh puluh lima persen dibulan berikutnya paska peeling. Harganya memang kalo utk pelajar dan mahasiswa aga lumayan ya, tapi ini jauhhh lebih murah drpd didokter kulit kan.
Oiya, setelah peeling kulit muka ngga boleh kena air maksimal 6 jam setelahnya dan ngga boleh pake krim malam dulu paling engga sehari setelahnya.
FYI, peeling yang ada diLBC sifatnya chemical aja. Ngga ada yang organik mbak broo. :)
Tertarik utk facial dan peeling juga?
Jangan lupa share pengalamanmu juga ya.


Cheers!

    Jumat, 20 Desember 2013

    Review: Lucido-L Hair Make Supplement

    Rambut adalah mahkota wanita. Kadang untuk sebagian wanita, mereka hanya concern ama kesehatan kulit wajah saja tanpa memperhatikan kesehatan rambut. Kebetulan rambutku beberapa bulan terakhir ini kering banget. Mungkin karena aku terlalu concern ama jerawat kali ya sampai rambutku aga ngga terhiraukan. Hikss. *pukpukrambut* Sampai akhirnya aku cuci rambut disalon langganan aku, aku sadar kalau rambut aku kering banget. Padahal aku rutin shampo-an sama pake conditionernya Tresemme dan juga hair advisor sama creambathnya Makarizo, vitamin rambutnya Ellips. Tapi aku lupa sama satu hal: hair mask! Nah, dari sini mulailah aku CLBK ama hair mask Ellips yang warna kuning. Aku ngga pernah coba varian lain untuk hair mask ini. Tapi, kok aku ngerasa rambutku teteup kekeuh kering kerontang susah diatur, rewel banget deh pokonya. Akhirnya aku mulai berburu hair mask dan vitamin rambut dari merk lain. Aku pernah cobain yang biasa kaya Miranda, dkk sama vitamin rambutnya Vennon. Paling syuka sih ama Vennon dan Ellips yang kuning. Tapi ini kayanya aku butuh pacar baru buat rambutku. Kebetulan waktu ke Indomaret aku lihat si Lucido-L ini. Awalnya aku cuma beli Lucido-L Hair Make Supplement Vitamin Oil for Dry Hair, kemudian waktu iseng ke Alfamart aku lihat Lucido-L Hair Make Supplement Vitamin Spray-nya. Aseek. Ini reviewnya (based on my own opinion for sure). ^^

    *KEMASAN
    Lucido-L vitamin oil - Lucido-L vitamin spray
    Kemasan kedua suplemen rambut ini aku suka banget, walaupun keduanya gendut dan besar which is they ain't travel friendly. Yang bikin aku suka mereka ini ngga nanggung sama harganya. Spraynya punya kunci yang bisa diputar sesuai kebutuhan, kalau mau dipakai tinggal putar kiri atau kanan sama aja, kalau ngga dipake dilurusin aja sama moncong spraynya supaya kekunci dianya.
    Kunci putar vitamin spray Lucido-L dan mulut sprayer
    Sedangkan untuk vitamin oilnya aku syukaa banget. Soalnya dia kemasannya dari plastik, sama kaya sprayernya yang juga dari plastik. Beda banget sama Vennon aku yang pernah pecah karena dia dari kaca kemasannya. :( Selain itu si Lucido-L vitamin oil ini punya pump yang bikin kita bisa kira-kira waktu nuangin vitamin rambut ini. Beda ama Ellips-ku dulu yang kudu digunting dulu kemasannya dan kalau ngga hati-hati dia tumpah. Kemasan si vitamin oil ini handy banget, enak dipegang-pegang.

    *VARIAN
    Kedua suplemen rambut ini, as I know, sama-sama punya tiga varian. Ada warna kuning, orange sama pink. CMIIW. Yang kuning untuk rambut kering, pink untuk rambut normal, entahlah yang orange untuk rambut rusak mungkin. Sayang di Indomaret deket rumah ngga ada sprayernya, diAlfamaret adanya sprayer yang pink aja. Tapi aku no problemo karena aku cocok pake yang pink ini.

    *KLAIM
    Lucido-L Triple Beauty Vitamin Spray for Shiny, Smooth and Moist Hair
    -berbahan dasar air, tidak terasa lengket dan berminyak (ME: proven)
    -tidak perlu dibilas (ME: yees)
    -dengan keharuman floral yang lembut (aku kasih nilai 7.5/10)

    Untuk vitamin oilnya menyusul yak, bungkusnya masih dilemari. ^^
    Keduanya sama-sama produk dari Mandom Corp.

    *HOW DOES IT WORK ON MY HAIR
    Aku aplikasikan kedua vitamin ini setelah cuci rambut pake Tresemme Keratin Smooth sama pake hair masknya Makarizo. Setelah itu aku keringin rambut pake mini hair dryer, ngga sampai benar-benar kering sih, setelah itu aku aplikasikan vitamin oil. Setelah vitamin oilnya rata, aku terusin pakai sprayer. Kasihnya cukup dari tengah sampai ujung rambut aja. Biarkan 2-3 menit, baru disisir. So far rambut aku balik berkilau dan smooth lagi, jadi suka pegang-pegang rambut deh sekarang (kaya artis yang diiklan noh). Yah daripada pegang-pegang kulit wajah, yang ada entar malah jerawatan. Hihii.

    *HARGA
    Nah, harga si Lucido-L ini beda-beda ditiap toko. Kalo diIndomaret vitamin oilnya aku beli seharga IDR 33.000,- sedangkan aku lihat disupermarket dia harganya cuman IDR 23.000,- sajaaa. *elus dada* Lucido-L vitamin spray diAlfamart aku beli harganya IDR 28.000,- sedangkan disupermarket harganya IDR 23.000,- jeunk. Yah, maklum lah ya mini market emang suka gitu. Padahal lebih lengkap supermarket dan lebih murah supermarket juga kan. Aih.
    Repurchase? Yes, in supermarket ofcourse! Hihiii.

    Sabtu, 07 Desember 2013

    FOTD: Oriflame Look

    Good day pretty!
    Kali ini aku mau cerita tentang pengalaman aku dirias ama mas Hardiyan, seorang CPO dijember.
    Nah, aku engga pernah ikut beauty class Oriflame meskipun aku member sejak lama.
    Kemaren waktu lagi ambil barang kesana, aku sekalian minta ajarin eye make up.
    This is so related with my passion to start learning about decorative make up.
    Makanya aku seneng banget waktu mas Hardiyan mau ngelenongin aku yang mendadak dangdut, eh bukan ding, yang mendadak ganjen minta didandanin. Hihii.
    Nah, posting kali ini langsung cuss kehasilnya aja ya.
    Kemaren lupa ngga nyatet alat-alat tempurnya. ^^
    So, here I am.

    Jeng jeng!

    Before: waktu berangkat aku pake make up minimalis.
    Nyampe sana bubar jalan, dihapus pake make up remover Oriflame. Hihii.


    Beauty Class: ini fotd aku yang full Oriflame.

    Kelihatan beda banget ya setelah dilenongin. Yang bikin aku penasaran masih seputar eye makeup. Mulai dari alis, esedo sampe elener.
    Aku heran soalnya untuk elener yang dipakai sama persis ama punya aku. Cuma bedanya ama mas Hardiyan setelah aplikasi elener Night and Glow terus elener itu dipanjangin lagi pake kuas elener.
    Sayangnya aku ngga punya kuas elener, punyanya kuas elener abal-abal bawaanya Pixy Gel Liner. Hiks.
    Nah, cukup banyak hal yang bikin aku penasaran dan aku harap aku bisa segera cusss ikutan beauty class lagi ama mas Hardiyan. Ulalaa! :D
    Udah deh, cukup segitu aja dulu ceritanya.
    Entar kalo ada beauty class lagi dan aku join, pasti aku bagi-bagiin ilmunya ama beauty reader sekalian. Hohoo.
    Finally, big thanks to my make up artis *cieeeh* mas Hardiyan for giving me such an inspiration.
    See you in the next post.